Sejarah Perkembangan Munculnya Teh beserta Penemunya

Pembahasan kita kali ini yaitu Sejarah Perkembangan Munculnya Teh beserta Penemunya. Teh sudah sudah diketahui sejak lama sebagai minuman dengan seribu khasiat yang menakjubkan. Seiring dengan perkembangan penelitian modern, teh terbukti dapat menyembuhkan pelbagai penyakit dan sebagai pencegah penyakit. Kini teh sudah berkembang pesat menjadi minuman dengan beraneka rasa modifikasi untuk menyesuaikan selera konsumen. Kemasannya didesain menarik sehingga mendongkrak gengsi minuman teh menjadi seperti minuman kesehatan lainnya.

Sejarah Perkembangan Munculnya  Teh beserta Penemunya

Teh yaitu minuman kesehatan yang telah dikenal sejak sekitar 5.000 tahun yang lalu di negeri Cina. Pada mulanya tertulis dalam suatu riwayat, teh disajikan oleh seorang Kaisar Cina bernama Sheng Nung. Dikala itu, ke dalam cawan air panas sang Kaisar yang sedang bersantai di kebun istana jatuh juga sebagian pucuk daun teh. Berikutnya, Kaisar menyadari adanya perbedaan rasa pada air hal yang demikian. Ia berani merekomendasikan bahwa teh mempunyai elemen menyembuhkan beraneka penyakit, seperti ginjal, demam, infeksi, dan tumor di kepala.

Sejarah Perkembangan Munculnya Teh beserta Penemunya

Riset modern akhirnya menandakan khasiat teh yang dapat memberikan daya kekebalan tubuh untuk melawan pelbagai penyakit serta memperpanjang usia. Mengingat khasiat dan potensi teh yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan sebagai sumber nutrisi karenanya teh digolongkan sebagai makanan fungsional (functional food).

Tanaman teh (Camellia sinensis L.) diduga berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 2.737 SM, teh hijau sudah diketahui di Cina. Pun, sejak abad ke-4 M teh telah dimanfaatkan sebagai salah satu bagian ramuan obat. Teh diperkenalkan pertama kali oleh pedagang Belanda sebagai komoditi perdagangan di Eropa pada tahun 1.610 M dan menjadi minuman populer di Inggris sejak 1.664 M. Kini teh telah ditanam di lebih dari 30 negara di dunia. Dari 3.000 variasi teh yang ada, pada prinsipnya teh berasal dari satu tipe tanaman dengan hasil perkawinan silang.

Sejarah Perkembangan Munculnya Teh beserta Penemunya

Tanaman teh bisa tumbuh mulai dari daerah pantai hingga pegunungan. Di pegunungan Assam (India), teh ditanam pada ketinggian lebih dari 2.000 m dpl (di atas permukaan laut). Tetapi, perkebunan teh lazimnya dikembangkan di daerah pegunungan yang beriklim adem. Sedangkan dapat tumbuh subur di dataran rendah, tanaman teh hijau tak akan memberikan hasil dengan mutu baik, kian tinggi tempat penanaman teh kian tinggi mutunya. Tanaman teh memerlukan kelembapan tinggi dengan temperatur 13-29,5o C.

Tanaman teh berakar tunggang dengan banyak cabang setinggi 4-8 m. Daun berbentuk mangkok panjang dengan gerigi halus pada bagian pinggirnya. Daun teh yang berwarna hijau ini mendominasi perkebunan yang identik dengan hamparan warna hijau di kaki pegunungan. Bunga teh berwarna putih dengan serbuk sari berwarna kuning.

Sejarah Perkembangan Munculnya Teh beserta Penemunya

Komponen tanaman teh yang diambil yakni daunnya untuk diproses lebih lanjut, bagus dalam skala industri rumah tangga (home industry) ataupun skala industri besar menjadi beraneka tipe minuman teh di pasaran. Diperkirakan lebih dari 2,5 juta ton berat kering teh diproduki tiap tahunnya di seluruh dunia.

Teh adalah salah satu minuman yang paling populer di dunia. Posisinya berada pada urutan kedua sesudah air. Seiring dengan perkembangannya yang sudah menyebar ke beraneka belahan dunia, teh sudah menjadi bagian yang menyatu dengan adat istiadat setempat. Di Beijing, Cina, para peminum teh lebih suka teh bila diberi wewangian bunga melati yang kuat dengan cara membakar daun teh khususnya dahulu dengan uap panas bunga melati segar. Lain halnya dengan di Mongolia dan Inggris, peminum teh lebih suka teh yang dicampur dengan susu sewaktu sarapan pagi. Sementara bagi beberapa besar orang Indonesia, teh bukanlah minuman yang asing sebab telah menjadi bagian dari adat istiadat.

Sejarah Perkembangan Munculnya Teh beserta Penemunya

Munculnya teh di Indonesia bermula dikala Dr. Andreas Cleyer, seorang berkebangsaan Belanda, yang membawa bibit tanaman teh untuk diwujudkan tanaman hias pada tahun 1686. Mulai tahun 1728, bibit teh dari Cina mulai dibudidayakan di Pulau Jawa. Usaha hal yang demikian baru berhasil pada tahun 1824, saat Dr. Van Siebold, yang meneliti teh di Jepang, mempromosikan benih teh asal Jepang. Sementara perkebunan teh di Indonesia baru diawali tahun 1828 dan dipelopori oleh Jacobson.

Teh kemudian menjadi komoditi yang menguntungkan. Dengan demikian, pada masa pemerintahan Gubernur Van Den Bosch, rakyat dipaksa untuk menanam teh lewat politik tanam paksa. Setelah Indonesia merdeka, usaha perkebunan dan perdagangan teh diambil oleh pemerintah.

Seiring dengan perkembangan ilmu pangan yang semakin maju, khasiat minum teh pun makin banyak diketahui. Meski ini mendongkrak konsumsi teh dari tahun ke tahun. Di Inggris umpamanya mencapai 2,5 kg/kapita/tahun, di Irlandia mencapai 3,5 kg/kapita/tahun, Pakistan dan India berturut-ikut serta pada posisi 1 kg dan 0,6 kg/kapita/tahun. Sayangnya, konsumsi teh di Indonesia masih rendah, merupakan baru mencapai 0,2 kg/kapita/tahun. Jika Indonesia ialah penghasil teh kelima terbesar di dunia setelah India, Cina, Sri Lanka,dan Kenya.

Sejarah Perkembangan Munculnya Teh beserta Penemunya

Diduga penyebab rendahnya tingkat konsumsi teh di Indonesia karena masyarakat belum banyak mengetahui khasiat teh kepada kesehatan. Walau minum teh sudah menjadi semacam adat istiadat dan tersedia hampir di tiap tempat, konsumsi teh belum demikian itu tinggi.

Apabila diamati, konsumen teh di Indonesia lebih banyak memilih teh tipe soft drink atau minuman ringan yang rasa dan aromanya sudah dimodifikasi. Seiring dengan gencarnya hasil riset yang menampakkan khasiat teh hijau terhadap kesehatan, kini minuman teh hijau mulai marak dijual dalam kemasan botol dan tetrapack. Rasanya malah dimodifikasi dengan aroma buah atau bunga agar bisa menarik selera konsumen.

Demikian informasi perihal Sejarah Perkembangan Munculnya Teh beserta Penemunya, semoga artikel kali ini mencerahkan Anda. Mohon postingan ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *