Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!

Topik kita sekarang ialah Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!. Teh telah sudah diketahui sejak lama sebagai minuman dengan seribu khasiat yang menakjubkan. Seiring dengan perkembangan penelitian modern, teh ternyata dapat menyembuhkan pelbagai penyakit dan sebagai pencegah penyakit. Sekarang teh sudah berkembang kencang menjadi minuman dengan pelbagai rasa modifikasi untuk menyesuaikan selera konsumen. Kemasannya didesain menarik sehingga mendongkrak gengsi minuman teh menjadi seperti minuman kesehatan lainnya.

Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!

Teh adalah minuman kesehatan yang telah dikenal semenjak sekitar 5.000 tahun yang lalu di negeri Cina. Pada mulanya tertulis dalam suatu riwayat, teh dipersembahkan oleh seorang Kaisar Cina bernama Sheng Nung. Ketika itu, ke dalam cawan air panas sang Kaisar yang sedang bersantai di kebun istana jatuh juga sebagian pucuk daun teh. Berikutnya, Kaisar menyadari adanya perbedaan rasa pada air tersebut. Dia berani memberi saran bahwa teh memiliki elemen menyembuhkan berjenis-jenis penyakit, seperti ginjal, demam, infeksi, dan tumor di kepala.

Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!

Riset modern walhasil membuktikan khasiat teh yang bisa memberikan tenaga kekebalan tubuh untuk melawan beraneka penyakit serta memperpanjang usia. Mengingat khasiat dan potensi teh yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh dan sebagai sumber nutrisi maka teh digolongkan sebagai makanan fungsional (functional food).

Tanaman teh (Camellia sinensis L.) diduga berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 2.737 SM, teh hijau sudah diketahui di Cina. Malahan, sejak abad ke-4 M teh telah dimanfaatkan sebagai salah satu komponen ramuan obat. Teh diberi tahu pertama kali oleh pedagang Belanda sebagai komoditas perdagangan di Eropa pada tahun 1.610 M dan menjadi minuman populer di Inggris semenjak 1.664 M. Kini teh telah ditanam di lebih dari 30 negara di dunia. Dari 3.000 variasi teh yang ada, pada prinsipnya teh berasal dari satu ragam tanaman dengan hasil perkawinan silang.

Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!

Tanaman teh dapat tumbuh mulai dari tempat pantai sampai pegunungan. Di pegunungan Assam (India), teh ditanam pada ketinggian lebih dari 2.000 m dpl (di atas permukaan laut). Melainkan, perkebunan teh biasanya dikembangkan di tempat pegunungan yang beriklim adem. Walaupun bisa tumbuh subur di dataran rendah, tanaman teh hijau tak akan memberikan hasil dengan kwalitas bagus, semakin tinggi daerah penanaman teh semakin tinggi mutunya. Tanaman teh memerlukan kelembapan tinggi dengan suhu 13-29,5o C.

Tanaman teh berakar tunggang dengan banyak cabang setinggi 4-8 m. Daun berbentuk mangkuk panjang dengan gerigi halus pada bagian pinggirnya. Daun teh yang berwarna hijau ini mendominasi perkebunan yang identik dengan hamparan warna hijau di kaki pegunungan. Bunga teh berwarna putih dengan serbuk sari berwarna kuning.

Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!

Komponen tanaman teh yang diambil merupakan daunnya untuk diproses lebih lanjut, bagus dalam skala industri rumah tangga (home industry) ataupun skala industri besar menjadi beraneka ragam minuman teh di pasaran. Diperkirakan lebih dari 2,5 juta ton berat kering teh diproduki setiap tahunnya di seluruh dunia.

Teh yaitu salah satu minuman yang paling populer di dunia. Posisinya berada pada urutan kedua sesudah air. Seiring dengan perkembangannya yang telah menyebar ke beragam belahan dunia, teh telah menjadi bagian yang menyatu dengan budaya setempat. Di Beijing, Cina, para peminum teh lebih suka teh seandainya dikasih wangi-wangian bunga melati yang kuat dengan metode membakar daun teh secara khusus dahulu dengan uap panas bunga melati segar. Lain halnya dengan di Mongolia dan Inggris, peminum teh lebih suka teh yang dicampur dengan susu sewaktu sarapan pagi. Sementara bagi beberapa besar orang Indonesia, teh bukanlah minuman yang asing sebab sudah menjadi komponen dari kultur.

Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!

Munculnya teh di Indonesia bermula saat Dr. Andreas Cleyer, seorang berkebangsaan Belanda, yang membawa benih tanaman teh untuk diwujudkan tanaman hias pada tahun 1686. Mulai tahun 1728, benih teh dari Cina mulai dibudidayakan di Pulau Jawa. Usaha hal yang demikian baru sukses pada tahun 1824, ketika Dr. Van Siebold, yang meneliti teh di Jepang, mempromosikan benih teh asal Jepang. Sementara perkebunan teh di Indonesia baru diawali tahun 1828 dan dicetus oleh Jacobson.

Teh kemudian menjadi komoditi yang menguntungkan. Dengan demikian, pada masa pemerintahan Gubernur Van Den Bosch, rakyat dipaksa untuk menanam teh via politik tanam paksa. Setelah Indonesia merdeka, usaha perkebunan dan perdagangan teh diambil oleh pemerintah.

Seiring dengan perkembangan ilmu pangan yang semakin maju, khasiat minum teh malah makin banyak dikenal. Meski ini mendongkrak konsumsi teh dari tahun ke tahun. Di Inggris semisal mencapai 2,5 kg/kapita/tahun, di Irlandia menempuh 3,5 kg/kapita/tahun, Pakistan dan India berturut-ikut serta pada posisi 1 kg dan 0,6 kg/kapita/tahun. Sayangnya, konsumsi teh di Indonesia masih rendah, adalah baru mencapai 0,2 kg/kapita/tahun. Jikalau Indonesia merupakan penghasil teh kelima terbesar di dunia sesudah India, Cina, Sri Lanka,dan Kenya.

Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!

Diduga penyebab rendahnya tingkat konsumsi teh di Indonesia sebab masyarakat belum banyak mengenal khasiat teh kepada kesehatan. Walau minum teh telah menjadi semacam budaya dan tersedia hampir di setiap tempat, konsumsi teh belum seperti itu tinggi.

Sekiranya diperhatikan, konsumen teh di Indonesia lebih banyak memilih teh ragam soft drink atau minuman ringan yang rasa dan wangi-wangiannya telah dimodifikasi. Seiring dengan gencarnya hasil riset yang menonjolkan khasiat teh hijau terhadap kesehatan, sekarang minuman teh hijau mulai marak dijual dalam kemasan botol dan tetrapack. Rasanya pun dimodifikasi dengan wangi-wangian buah atau bunga supaya dapat menarik selera konsumen.

Demikian info seputar Paham Perkembangan Munculnya Teh Dalam Peradaban Cina Kuno? Why Not!, kami harap postingan ini mencerahkan Anda. Kami berharap post ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *